Deskripsi
Di Jeddah Marina, naik ke kapal terasa lebih seperti memasuki hotel butik daripada kapal pesiar. Beberapa menit kemudian, Anda menyeberangi pelabuhan menuju Al-Balad, di mana arsitektur batu karang dan lorong-lorong yang terdaftar sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO menampilkan jiwa Hejaz. Program ini memadukan kenyamanan pesisir dengan kedalaman budaya, disajikan dari kenyamanan Benetti Tradition 30m yang awaknya ahli dalam mengatur hari-hari yang kompleks dengan tenang.
Ini adalah perjalanan charter yang dikelola sepenuhnya dan selaras secara budaya: pemandu pantai ahli, pengaturan waktu yang mempertimbangkan keramaian, dan menu yang memadukan cita rasa Hejaz melalui masakan kontemporer.
Snorkeling dan waktu bersantai di pantai tetap menjadi fokus utama, tetapi setiap hari juga mencakup kesempatan untuk mengamati warisan budaya daerah tersebut.Tentang Layanan Kami di Al-Balad, Thuwal, KAUST, KAEC, dan Rabigh
Hari 1 – Menjelajahi Al-Balad: Turun dari perahu kecil untuk menjelajahi Al-Balad yang terdaftar sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO—rumah-rumah tradisional, pasar tradisional, dan warisan pesisir—kemudian kembali ke kapal pesiar untuk menikmati pelayaran saat matahari terbenam menuju tempat berlabuh yang tenang.
Hari 2 – Thuwal: Pantai yang terlindung dan aktivitas snorkeling yang tenang memberikan ritme yang santai. Makan malam di darat (yang disiapkan oleh kru) menampilkan cita rasa lokal sebelum perjalanan kembali yang nyaman ke kapal pesiar.
Hari 3 – Tepi Laut KAUST: Melihat fasilitas pesisir dan menikmati olahraga air di perairan tenang di dekatnya (tergantung akses). Sore hari bersantai di dek dengan membaca, tidur siang, dan menikmati pemandangan cakrawala.
Hari ke-4 – KAEC: Suasana modern—jalan-jalan di marina, kafe, dan berbelanja—sebelum menikmati malam yang santai di dek belakang dengan makan malam ditemani angin laut.
Hari ke-5 – Rabigh: Kunjungan ke pasar dan jalan-jalan di pesisir berlanjut dengan snorkeling di terumbu karang yang tenang. Kapal tender tersebut menggelar rangkaian foto matahari terbenam di sepanjang garis pantai.
Hari ke-6 – Lokakarya Kuliner Hejazi: Berlabuh di teluk yang indah, koki menyelenggarakan sesi memasak yang berfokus pada rempah-rempah—sumac, saffron, jeruk nipis hitam—diikuti dengan makan siang yang panjang dan berenang santai di sore hari.
Hari ke-7 – Kembali ke Jeddah: Pagi terakhir di laut mendahului kedatangan tengah hari dan perpisahan yang anggun di marina.
Tentang Kapal Pesiar Kami – Kapal Motor Benetti Tradition 30m
Lima kabin dengan kamar mandi dalam, ruang tamu yang terang, tempat makan alfresco yang teduh, dan flybridge yang serbaguna mendefinisikan kehidupan di atas kapal. Stabilizer memastikan perjalanan yang tenang; Wi-Fi dan hiburan mendukung malam yang tenang. Kapal tender menangani perjalanan singkat ke pantai; Perlengkapan snorkeling dan papan dayung membuat waktu di air menjadi mudah.
Mengapa Kapal Sewa Ini Menonjol
Pantai Hejaz jarang menerima tingkat kurasi yang cermat seperti ini. Dengan warisan budaya sebagai fokus utama—diimbangi dengan snorkeling, pantai, dan kuliner yang luar biasa—inilah Laut Merah bagi para pelancong yang menikmati konteks dengan warna-warninya.






























































































































