Deskripsi
Ikuti perjalanan perahu menyusuri Kanal Hamilton, yang dulunya merupakan jalur perdagangan utama Belanda, dan Maha Oya untuk melihat kehidupan desa tropis di tepi pantai. Kehidupan sehari-hari para nelayan Negombo mungkin akan sangat berbeda dalam kesederhanaannya saat Anda mengamati mereka melakukan aktivitas dan rutinitas harian mereka.
•
Anda akan melewati hutan bambu alami, mencicipi minuman lokal berupa tuak kelapa, dan berhenti sejenak untuk berenang di perairan dangkal. Tur ini juga ideal untuk para ahli ornitologi. Ini adalah pelayaran selama dua jam dengan batasan enam penumpang per perahu (Kami memiliki 6 Perahu). Mulailah dengan Summer Side Residence (Dekat Jembatan Palangathure).
Anda akan Melihat….
• Penyadapan Tuak • Burung • Biawak Air • Biawak Darat • Bunglon • Matahari Terbenam di Sore Hari (Sungai Maha Oya)
•
Terusan Hamilton (juga dikenal sebagai Terusan Belanda) adalah terusan sepanjang 14,5 km (9,0 mil) di Sri Lanka yang menghubungkan Puttalam ke Kolombo melalui Negombo. Terusan ini dibangun oleh Inggris pada tahun 1802 dan selesai pada tahun 1804. Tujuannya adalah untuk menghilangkan air asin dari rawa-rawa Muthurajawela.
Gavin Hamilton, Agen Pendapatan dan Perdagangan Pemerintah, menginspirasi nama kanal tersebut.
Yang perlu dibawa • Sepatu yang nyaman • Kacamata hitam • Topi matahari
Yang tidak diperbolehkan • Hewan peliharaan • Merokok • Koper atau tas besar • Anak di bawah umur tanpa pendamping
•
Yang perlu diketahui sebelum pergi • Anak-anak harus didampingi oleh orang dewasa






